EDUAILA.COM - Siraman Rohani Islam RRI Surakarta kembali hadir menghangatkan pagi para pendengar setia melalui tema “Ayat-ayat Bahagia” bagian 5. Dalam episode ini, Ustadz Dwi Jatmiko menghadirkan renungan lembut tentang bagaimana Al-Qur’an menjadi sumber keteduhan hati di tengah hidup yang semakin padat dan melelahkan.
Setiap manusia tentu merindukan kebahagiaan. Namun sering kali kebahagiaan dicari di luar diri: di balik pencapaian, materi, atau pujian manusia. Padahal, kebahagiaan yang sejati telah Allah hadiahkan melalui ayat-ayat-Nya. Ayat-ayat itu membawa ketenangan, harapan, dan rasa cukup—meskipun seseorang sedang berada dalam kesulitan.
Salah satu ayat yang diangkat adalah firman Allah, “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.” (QS. Ar-Ra’d: 28). Ayat ini menjadi pengingat bahwa ketenangan tidak datang dari keadaan yang serba mudah, tetapi dari hati yang selalu dekat kepada Allah. Ketika hati terhubung dengan-Nya, kegelisahan perlahan luruh, dan hidup terasa lebih ringan dijalani.
Ustadz Dwi Jatmiko juga menegaskan janji Allah dalam QS. Al-Insyirah: 6, “Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” Ayat ini menjadi pelipur lara bagi siapa pun yang sedang menghadapi ujian. Setiap kesulitan pasti ditemani kemudahan. Bukan menunggu datang, tetapi hadir bersamaan sebagai bentuk kasih sayang Allah.
Dalam siraman rohani ini, pendengar diajak memandang hidup dengan mata hati. Bahwa kebahagiaan bukan sekadar tersenyum ketika keadaan baik, tetapi kemampuan merasakan kebaikan Allah dalam setiap keadaan. Ayat-ayat bahagia mengajarkan syukur, ketenangan, dan harapan—tiga pilar penting untuk menjaga kejernihan jiwa.
Semoga melalui kajian singkat ini, setiap hati yang mendengar dapat kembali menemukan sinar bahagia dari firman-Nya. Aamiin.

0 comments:
Posting Komentar