Dwi Jatmiko

Pendakwah

Alimuddin, Kiprah Dakwah dan Pendidikan dari Tanah Sumbawa

Leave a Comment

 


Alimuddin, Kiprah Dakwah dan Pendidikan dari Tanah Sumbawa

EDUAILA.COM, SUMBAWA – Di usia 47 tahun, Alimuddin terus menapaki jalan pengabdian dalam dunia pendidikan dan dakwah Islam. 


Lahir dan besar di Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, ia dikenal sebagai sosok yang konsisten mengabdikan dirinya bagi umat, terutama dalam pembinaan generasi Qur’ani.


Saat ini, Alimuddin mengemban amanah sebagai pimpinan sekaligus pengajar di sebuah Lembaga Pendidikan Al-Qur’an dan Diniyah Islamiyah. 


Tidak hanya itu, kepercayaan masyarakat juga terwujud lewat perannya sebagai Ketua Yayasan Sosial dan Pendidikan Al Furqan Al-Atsari


Di ranah organisasi keagamaan, ia dipercaya menjabat Ketua Komisi Dakwah MUI Kecamatan.


Kiprahnya tidak berhenti di lingkup lembaga formal. Melalui Pesantren Masyarakat Kecamatan Alas yang ia pimpin, Alimuddin terus berinteraksi dengan masyarakat. 


Agenda dakwahnya berlangsung rutin dan konsisten, meliputi Kecamatan Alas, Kecamatan Buer, hingga Kecamatan Alas Barat. 


“Dakwah harus dekat dengan masyarakat. Dari situlah lahir perubahan,” ungkapnya dalam sebuah kesempatan.


Sebagai pendidik, Alimuddin memiliki perhatian besar terhadap kualitas pendidikan Islam. Menurutnya, kemajuan zaman menuntut strategi baru dalam menimba ilmu.  Hal inilah yang melatarbelakangi keputusannya bergabung dengan Program Studi di AILA (daring/online). Baginya, sistem pembelajaran berbasis teknologi tidak kalah dengan pola tatap muka.


“Metode pembelajaran di AILA cukup efektif. Dosen-dosennya berkualitas dan mampu mencetak mahasiswa yang berkompeten,” tutur Alimuddin.


Ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan perkembangan teknologi, mulai dari smartphone, Android, hingga kecerdasan buatan (AI), sebagai sarana strategis dalam memperkuat pendidikan. 


Pandangan ini selaras dengan cita-cita luhur bangsa sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945: mencerdaskan kehidupan bangsa.


Dengan kiprah dan pandangannya, Alimuddin menunjukkan bahwa pendidikan dan dakwah bukan sekadar aktivitas, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan dan konsistensi.


Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 comments:

Posting Komentar