Dwi Jatmiko

Pendakwah

Kesenangan dan Ketenangan

Leave a Comment

 




SOLO - Ketenangan lebih baik dari pada kesenangan. Itulah inti kajian yang disampaikan oleh Muhammad Nur Islam pada sebuah kajian di majelis taklim Alima hari ini, Kamis  27 November 2025.

Ustadz yang biasa dipanggil Nuris, mengajak seluruh jamaah untuk mengutamakan ketenangan  dari pada kesenangan. "Kesenangan di dunia ini tidaklah mesti menenangkan, oleh karenanya carilah ketenangan dengan berbagai perjuangannya," terangnya.

Nuris menambahkan, banyak sekali orang yang senang dengan harta  yang berlimpah, tapi tidak tenang dalam hidupnya. Senang memiliki istri cantik tapi bimbang pikirannya. "Banyak orang kaya tapi tidak bisa tidur karena takut kehilangan hartanya" imbuhnya.

Sebaliknya banyak hal yang dirasa berat karena dihadapi dengan iman dapat melahirkan ketenangan. " Perhatikan kisah Siti Hajar tatkala ditinggal oleh Nabi Ibrahim AS di lembah yang tandus merasakan berat dalam dirinya, akan tetapi  tatkala dijelaskan bahwa ini adalah perintah Allah SWT , maka tenanglah hati Siti Hajar," ujar Nuris.

Bagaimana Agar Hati Tenang?

Penceramah muda area Solo raya ini menjelaskan beberapa perkara yang dapat menjadikan hati itu tenang. Yang pertama: biasakan berbuat jujur dan tinggalkan dusta. Kedua: bersyukurlah dengan kenikmatan yang ada. Ketiga: cukupkan dirimu dengan perkara yang halal, dan jangan tergoda dengan yang haram. Keempat: bantulah orang yang membutuhkan pertolongan. Kelima: perbanyaklah dzikir kepada Allah.

Keadaan zaman dengan berbagai hiruk pikuknya bisa menjadikan kepenatan yang mendalam bagi setiap orang. "Lima perkara ini  insyaaAllah dapat mehadirkan ketenangan hati seseorang," tegasnya.

Ketenangan hati akan berdampak positif pada banyak hal. Seseorang yang hatinya tenang dia dapat menyelesaikan masalah dengan baik.  Jika ada masalah ucapkan," tenang ada Allah, ada Allah tenang," pungkasnya.



Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 comments:

Posting Komentar