Dalam siraman rohani tersebut, Ustadz Dwi Jatmiko mengingatkan bahwa di balik setiap kesulitan selalu ada kemudahan sebagaimana janji Allah dalam Al-Qur’an Surah Al-Insyirah ayat 5–6, “Fa inna ma’al ‘usri yusrā, inna ma’al ‘usri yusrā.” Artinya, “Karena sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan.”
Menurutnya, kehidupan manusia tak lepas dari ujian. Namun, kesabaran dan keikhlasan dalam berjuang menjadi jalan hadirnya pertolongan Allah. “Kesulitan itu bukan akhir, melainkan proses menuju kemudahan. Di situlah Allah mendidik hati kita agar kuat dan tidak mudah putus asa,” ujar Dwi Jatmiko.
Ia juga mengajak pendengar untuk terus berprasangka baik kepada Allah dalam menghadapi tantangan hidup. “Setiap kesulitan memiliki makna pendidikan rohani. Dari situlah lahir pribadi yang matang, kuat, dan tangguh,” tambahnya.
Program Siraman Rohani Islam RRI Surakarta merupakan agenda rutin yang bertujuan memberikan pencerahan spiritual bagi masyarakat, khususnya dalam mengawali aktivitas pagi dengan nilai-nilai keislaman yang menyejukkan.

0 comments:
Posting Komentar