Oleh : Mulyono
Mahasiswa AILA
jurusan Dakwah 2025.
EDUAILA.COM - Terulang lagi terulang lagi. Dunia pendidikan kembali dirundung duka.Seorang kepala sekolah disalah satu satu SMAN 1 Cimarga Lebak Banten dilaporkan ke Polisi oleh orang tua siswa setelah menampar anaknya yang kedapatan merokok di lingkungan sekolah dan setelah diinterogasi anak tersebut tidak mengakuinya.
Merokok dilingkungan sekolah pada
jam sekolah melanggar peraturan sekolah, tetapi menampar siswa dg dalih mendidik
bukanlah sikap yang dibenarkan.Kita harus melakukan muhasabah ada apa dengan
dunia pendidikan kita .
Pendidikan bukanlah hanya tanggung jawab sekolah saja tetapi masyarakat dan keluarga memiliki peranan penting didalamnya.Setelah pulang sekolah anak akan kembali ke orang tuanya dan akan bersosialisasi dengan masyarakat dimana anak tinggal.
Jadi ketiga lingkungan tersebut harus saling sinergi untuk suksesnya pendidikan anak sebagai generasi penerus bangsa ini.Orang tua harus percaya kepada sekolah dan fihak sekolah harus amanah dalam menjalankan tugas dan kewajibannya.
Antara orang tua dan sekolah harus dijalin komunikasi yang inten sehingga perkembangan anak didik bisa dideteksi sedini mungkin. Orang tua sebaiknya melakukan tabayun atau kros cek bila mendapati laporan dari anaknya tentang kejadian disekolah dan fihak sekolah harus aktif jika menerima laporan dari orang tua.
Tata tertib maupun peraturan disekolah tidak hanya disosialisasikan ke peserta didik tetapi juga disosialisasikan ke pihak orang tua atau wali peserta didik.
Sikap saling
percaya ,komunikasi yang baik, sikap amanah dan tanggung jawab dari pihak
sekolah terhadap peserta didik, membangun lingkungan sekolah yang kondosif, hubungan
antar guru yang baik, sikap kepala sekolah yang baik, kedisiplinan ditegakkan tidak
hanya kepada siswa tetapi juga kepada guru atau yang lainnya dan suport dari
orang tua atau wali yang baik maka kejadian kejadian seperti di SMAN 1 Cimarga
Lebak Banten atau yang linnya tidak akan terjadi atau paling tidak bisa
diminimalisir.
Dalam islam guru adalah pendidik sekaligus pendakwah yang merupakan jabatan yang sangat mulia bila diresapi dengan hati yang mendalam.
Dalam Alqur’an Surat Fussilat ayat 33 Allah
swa berfirman yang artinya:”Dan siapakah yang lebih baik perkataanya daripada
orang yang menyeru kepada Allah swa dan mengerjakan kebajikan dan berkata
:”Sungguh aku termasuk orang-orang yang berserah diri/muslim”.”guru termasuk
dalam ayat ini .
Pendidikan adalah ibarat ruh suatu bangsa tanpa pendidikan bangsa itu akan mati dalam arti akan kehilangan kualitas ,karakter dan peradaban suatu bangsa.
Oleh karena itu kwajiban kita semua untuk menjaga marwah pendidikan sebagai pencetak generasi yang akan menjadi penerus keberlangsungan bangsa kita yang kita cintai ini. Orang tua dan guru harus satu kata dan satu hati untuk mendidik anak kearah yang lebih baik.
Buya Hamka berkata” satu hati
lebih mahal daripada senyuman ,satu jiwa lebih berharga daripada sebentuk
cincin”. Jadilah guru yang siap mengajar, murid yang siap belajar dan orang tua
yang siap mengantar.

0 comments:
Posting Komentar