Dwi Jatmiko

Pendakwah

Ambar Wulansari, Pendakwah yang Konsisten Menyemai Kebaikan

Leave a Comment



EDUAILA.COM, TANGERANG SELATAN – Jalan dakwah bagi Ambar Wulansari berawal dari sebuah hobi sederhana: mengajar. 


Sejak masih kuliah, perempuan yang tinggal di Perumahan Taman Mangu Indah, Pondok Aren, ini sudah aktif mengelola TPA Al Falah di kompleks perumahannya. 


Tak hanya itu, ia juga memberikan les privat mengaji dari rumah ke rumah, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.


“Sejak saat itu saya juga melanjutkan hafalan Al-Qur’an, dan alhamdulillah tahun 2004 saya sudah selesai menyetorkan hafalan 30 juz,” kenang Ambar.


Semangatnya tak berhenti di situ. Pada Februari 2014, bersama sang suami, ia mendirikan Yayasan Dakwah dan Sosial Al Ishlah di Pondok Aren. 


Melalui yayasan tersebut, lahir berbagai program sosial yang konsisten berjalan hingga kini. Setiap bulan, yayasan rutin menyantuni anak yatim dan dhuafa. 


Setiap Jumat, ada program Jumat Berkah dengan membagikan sarapan kepada anak-anak yatim serta masyarakat dhuafa. 


Dari awalnya hanya 10 orang, kini jumlah penerima manfaat sudah mencapai lebih dari 200 orang. Bahkan, setiap musim liburan sekolah, yayasan mengajak anak-anak yatim dan dhuafa untuk menikmati liburan bersama.


Meski sibuk mengurus yayasan dan berdakwah, sejak 2024 Ambar juga mulai dilibatkan dalam sebuah agen travel umrah. 


“Tapi saya belum terlalu fokus, karena kegiatan dakwah masih sangat banyak,” ujarnya.


Dalam bidang pendidikan, Ambar terbilang serius. Setelah lulus SMA, ia menempuh studi di berbagai lembaga, mulai dari PGTK Ummi Madina Jakarta (lulus cumlaude), I’dad Lughowi Al Hikmah Jakarta, Tahfizhul Qur’an Al Hikmah, hingga S1 Dirosat Al Islamiyah Al Hikmah dengan predikat Mumtaz (istimewa). 


Kini, ia masih aktif menimba ilmu dengan kuliah Dakwah di AILA, melanjutkan studi S2 online di Cairo, Mesir, serta mengikuti kelas Bahasa Arab.


Dengan bekal ilmu itu, Ambar memiliki kemampuan mengajar Bahasa Arab, Al-Qur’an, sekaligus berdakwah di tengah masyarakat. 


Bagi Ambar, dakwah bukan sekadar ceramah di mimbar, tetapi juga hadir nyata dalam aksi sosial yang bermanfaat bagi banyak orang.


“Alhamdulillah, semua ini bukan karena saya, tapi karena izin Allah dan dukungan banyak pihak. Saya hanya berusaha menjaga amanah dakwah dan sosial ini sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 comments:

Posting Komentar