Dwi Jatmiko

Pendakwah

Karyawan BTM Se-Jawa Tengah Diperkuat Karakter

2 comments



EDUAILA.COM - Sebanyak 301 pengelola dan karyawan Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM) Se-Jawa Tengah mengikuti Pelatihan Character Building (Pembinaan Karakter) guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan etos kerja profesional berbasis syariah. 


Acara yang dibuka secara resmi pada Jumat-Sabtu, 03-04 Jumadil Awwal 1447 H / 25-26 Oktober 2025 M, di Solo ini merupakan bagian dari upaya penguatan BTM sebagai pilar ekonomi umat di bawah naungan Muhammadiyah.


Acara bergengsi ini mendapatkan dukungan penuh dari berbagai mitra strategis perbankan syariah, termasuk Mitra BSI, Bank Nano Syariah, Bank Jateng Syariah, Bank Muamalat, BTN Syariah, dan BPRS Arta Surya Barokah.


Pembukaan Penuh Khidmat


Prosesi pembukaan berlangsung khidmat, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Novia Etika Sari, diikuti dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Sang Surya, dan Mars BTM.


Ketua BTM Jawa Tengah, Drs. H. Ahmad Su’ud, M.Si, dalam sambutannya menekankan bahwa pelatihan ini adalah media penting untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme SDM BTM.


“Pelatihan Character Building ini merupakan pembinaan dan bimbingan untuk meningkatkan kualitas SDM BTM, mulai dari pelatihan dasar, pembinaan karakter, hingga pelatihan tematik kompetensi. Ini adalah bagian dari fungsi yang kami jalankan di lingkungan Muhammadiyah,” jelas Ahmad Su’ud.


Dia menjelaskan hirarki kelembagaan BTM yang kini telah tersebar di tingkat Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), terdiri dari 15 BTM Primer, 1 kantor cabang, dan 1 kantor manajemen. Secara keseluruhan, BTM Se-Jawa Tengah kini mengelola aset sebesar Rp 1.2 triliun dan didukung oleh 580 pengelola, dengan 301 karyawan dan 135 orang staf lainnya.


Pilar BTM dan Potensi Likuiditas


Pelatihan yang diselenggarakan dua tahun sekali ini dihadiri oleh total 301 peserta dari 15 BTM di Jawa Tengah, dengan jumlah peserta terbesar dari BTM Pekalongan (100 peserta), BTM Banjarnegara (44 peserta), dan BTM Batang (36 peserta).


Dalam sesi kunci (Keynote Speech), yang disampaikan oleh Drs. H. Ahmad Sakowi, ME, dibahas pentingnya BTM menjalankan tiga budaya kerja yang berlandaskan Al-Qur’an dan Hadis. Dia menegaskan bahwa kekuatan BTM harus dibangun di atas empat pilar utama:


PDM sebagai pemilik utama bersama anggota.

Penguasaan Ilmu Teknis dan Ilmu Kepribadian.

Amanah dan Profesionalitas dari seluruh pengelola, karyawan, dan manajer.

Fokus pada pada aspek: Keilmuan dan Moral

“Visi kita adalah menjadikan BTM sebagai pusat keuangan Muhammadiyah. Kita harus mampu menjawab kebutuhan muamalah umat, termasuk mengelola dana masjid, mushola, dan rumah sakit Muhammadiyah,” tegas Bp. Ahmad Sakowi, seraya menambahkan bahwa BTM saat ini “kebanjiran likuiditasnya gemuk” dan telah menjadi incaran bank lain untuk penempatan dana.


Pencerahan Etos Kerja dari Dai Ternama


Pelatihan Character Building secara resmi dibuka dengan pemukulan gong oleh Drs. H. Ahmad Sakowi, ME ketua Induk BTM Institut, dilanjutkan dengan doa penutup oleh Peserta Pelatihan untuk bermunajat kepada Allah.


Sesi inti pelatihan diisi oleh dai ternama Indonesia, Ustadz Drs. H. Wijayanto, S.Sos., M.A yang dimoderatori oleh Dwi Jatmiko, M.Pd., Gr., CPS Dalam tausiahnya mengenai “Etos Kerja BTM Muhammadiyah sebagai Lembaga Jasa Keuangan Mikro Syariah,”

Ustadz Wijayanto mengutip Surah At-Taubah ayat 20, menekankan bahwa hijrah ke sistem syariah akan menghasilkan lima hal, di antaranya: Agung derajatnya, digolongkan orang-orang yang beruntung, mendapatkan kegembiraan rahmat, dan memperoleh ridho Allah.


Beliau merumuskan esensi amanah dan tanggung jawab karyawan BTM ke dalam tiga dimensi:


Hukum: Patuh pada regulasi dan syariah.

Moral: Integritas dan kejujuran.

Profesional: Kompetensi dan Etos Kerja Excellent.

Ustadz Wijayanto juga menekankan pentingnya sinergi antara Head (Kecerdasan Intelektual), Hand (Keterampilan Praktis), dan Heart (Kecerdasan Spiritual dan Moral) untuk mencapai tingkat pelayanan yang Excellent.


Dengan adanya pelatihan ini, BTM Jawa Tengah berharap dapat melahirkan karyawan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki karakter yang kokoh, sehingga mampu merealisasikan misi BTM sebagai lembaga keuangan yang amanah dan profesional bagi umat.

Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

2 komentar: