Dwi Jatmiko

Pendakwah

Anak Muda Yang Berkemajuan

Leave a Comment

EDUAILA.COM - Andy Ratmanto, SH / Ketua Majelis Kader PCM Banjarsari


Assalamu alaikum wr wb



Alhamdulillah segala puji hanya milik Allah Swt yang telah memberikan kita nikmat iman, Islam, dan kesehatan sehingga kita bisa hadir dalam kajian ini. 


Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad Saw, keluarga, sahabat, dan kita semua sebagai umatnya.


Pada kesempatan  hari ini, akan saya sampaikan tentang anak muda yang berkemajuan sebuah tema yang sangat relevan di tengah derasnya arus perubahan zaman.


Pantun


Berlayar jauh ke negeri seberang,

Singgah sebentar membeli kelapa.

Anak muda janganlah bimbang, 

Berkemajuan dengan iman di dada



Anak muda adalah aset bangsa dan agama. Dalam sejarah Islam, peran pemuda sangat sentral. Banyak tokoh besar yang mewarnai peradaban Islam di usia muda. Namun, tantangan zaman sekarang sangat berbeda, dan anak muda dituntut bukan hanya sekadar aktif, tapi juga berkemajuan.


Sejarah Islam mencatat banyak pemuda yang punya kontribusi besar dalam membangun peradaban. Bukan hanya sebagai pengikut, tapi sebagai penggerak, pemimpin, dan pembaharu.


Anak muda yang berkemajuan adalah mereka yang :

1.Memiliki visi jauh ke depan

2.Berpikir kritis dan inovatif

3.Memegang teguh nilai-nilai Islam

4.Mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri.


Qs Al Kahfi : 13

Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambahkan kepada mereka petunjuk.


Ayat ini menunjukkan bahwa pemuda yang beriman mendapat bimbingan dan kemajuan dari Allah Swt.


Hadits Nabi Saw :

Manfaatkan lima perkara sebelum lima perkara...dan salah satunya masa mudamu sebelum datang masa tuamu.

(HR. Al Hakim)


Masa muda adalah waktu emas untuk membangun potensi diri dan berkontribusi.


Anak muda yg berkemajuan menunjukkan sikap mandiri dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pendidikan dan pekerjaan. Mereka juga bertanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. 


Ciri-ciri anak muda berkemajuan :

1.Berilmu dan terus belajar

Tidak puas dengan pengetahuan yang ada, terbuka dengan ilmu baru, dan berpikir kritis

2.Berakhlak mulia

Tidak hanya pintar, tapi juga memiliki adab, jujur, dan menjaga etika

3.Berkontribusi nyata

Aktif dalam dakwah, sosial, atau inovasi yang bermanfaat untuk umat

4.Berpikir global, bertindak lokal

Mengikuti perkembangan dunia, namun tetap menjaga nilai dan budaya lokal

5.Mandiri dan kreatif

Tidak mudah tergantung, memiliki ide dan semangat untuk membangun.


Teladan pemuda dalam Islam


1.Ali bin Abi Thalib

Menjadi pembela Nabi di usia belia

2.Usamah bin Zaid

Diangkat jadi panglima perang di usia 18 tahun

3.Muhammad Al Fatih

Menaklukkan Konstantinopel di usia 21 tahun.


Tantangan pemuda saat ini :

1.Hedonisme dan budaya instan

2.Pengaruh media sosial

3.Krisis identitas

4.Minimnya role model positif.


Solusi dan arah gerakan :

1.Membentuk komunitas pemuda positif

2.Mengisi waktu dengan kegiatan produktif dan Islami

3.Mendekatkan diri pada Al Quran dan majelis ilmu

4.Mengasah skill yang bermanfaat (digital, sosial, dan spiritual).


Kita perlu sadar, bahwa kemajuan itu bukan dilihat dari seberapa keren gaya kita di instagram, tapi seberapa besar dampak baik yang kita berikan pada sekitar. 


Seperti apa sih anak muda yang berkemajuan itu ?

1.Beriman kuat, berilmu luas

Mereka rajin ngaji, tapi juga tekun belajar sains, teknologi, dan hal-hal baru

2.Berakhlak baik, bersikap santun

Mampu bergaul dengan siapa pun, namun tidak larut dalam keburukan

3.Mandiri dan bertanggung jawab

Tidak manja, tidak baperan. Siap menghadapi kenyataan hidup.

4.Kritis tapi solutif

Bukan Cuma suka mengkritik, tapi juga membawa solusi

5.Cinta tanah air, peduli umat

Tidak apatis. Mau turun tangan membangun masyarakat yang lebih baik.


Anak muda dapat menjadi motor penggerak perubahan sosial dan inovasi dalam berbagai bidang.





Pantun


Burung nuri terbang tinggi, 

singgah sebentar di dahan jati.

Jangan jadi pemuda selfie saji,

Tapi jadilah yang punya visi.


Orang tua dan guru juga harus memiliki bekal ilmu, akhlak, dan iman yang kuat jika ingin mencetak generasi muda yang berakhlak karimah. Jika tidak dibekali tiga itu, maka generasi muda kita akan lebih mudah terjerumus ke dalam hal yang negatif.


Penutup 


Anak muda hari ini adalah penentu wajah umat di masa depan. Jadilah pemuda yang bukan hanya hebat di dunia maya, tapi juga berdampak di dunia nyata, dengan iman, ilmu, dan amal sebagai senjatanya.


Mari kita tanamkan semangat untuk terus maju, berkembang, dan berkontribusi. Jadilah anak muda yang berkemajuan, bukan yang tergerus zaman.


Pemuda yang tidak punya visi, akan jadi pengikut mereka yang punya misi.


Jangan sia-siakan masa muda kita. Jadilah pemuda yang berpikir maju, berjiwa tangguh, berperan aktif dalam dakwah dan pembangunan masyarakat.


Karena anak muda hari ini adalah pemimpin masa depan. Dan masa depan yang cerah, hanya milik mereka yang menyiapkannya sejak dini.


Kalau hari ini kita tidak bergerak, maka masa depan akan di gerakkan oleh orang lain.


Semoga kita semua terutama para pemuda bisa menjadi pribadi yang berkemajuan, yang tidak hanya sukses secara dunia, tapi juga mulia di sisi Allah Swt.



Semoga Allah Swt bimbing kita menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya. Tetap semangat, tetap belajar, dan tetap berada di jalan yang di ridhai oleh Allah Swt.


Anak muda yg berkemajuan adalah generasi yg mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, kreativitas, dan nilai-nilai moral dalam menjalani kehidupan. Mereka menjadi harapan bangsa untuk menghadapi tantangan global dan membangun masa depan yang lebih baik. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari berbagai pihak, seperti pemerintah, keluarga, dan masyarakat, agar anak muda dapat berkembang secara optimal dan berkontribusi secara nyata bagi kemajuan bangsa.


Sebagai anak muda itu jangan berhenti belajar, baik dari buku, internet, maupun pengalaman.


Jangan mudah percaya dengan informasi yang belum jelas kebenarannya. Selalu gunakan akal sehat dan kreativitas dalam menghadapi masalah.


Teknologi dan kemajuan bukan alasan untuk melupakan nilai-nilai moral dan agama. Justru, akhlak yang baik menjadi pondasi utama. 


Jadilah pribadi yang berani bermimpi besar dan bekerja keras mewujudkannya. Jangan takut gagal, karena dari kegagalan kita belajar dan menjadi lebih kuat. Ingat, kemajuan bukan hanya soal materi tapi juga tentang kebaikan dan manfaat yang kita bawa untuk sesama.





Wassalamu alaikum wr wb

Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 comments:

Posting Komentar