EDUAILA.COM, - Kuliah Online Gayeng bertajuk Jurnalistik Dakwah melalui Zoom Meetings menjadi pilihan menarik bagi dai dan daiyah untuk terus belajar sepanjang hayat.
Kegiatan ini digelar Selasa malam (16/9/2025) dan diasuh oleh Dai Champions MUI Pusat, Dwi Jatmiko MPd Gr CPS, bekerja sama dengan Aslam Islamic Learning Academy yang berpusat di Jalan Jakarta 2 No. 3 Loa Bakung, Sei Kunjang, Samarinda.
“Peran pendakwah dalam menghadapi hoaks dan disinformasi di era digital sangat penting apabila dibekali ilmu jurnalistik dakwah,” kata Jatmiko.
Menurutnya, konsep unsur berita 5W + 1H ternyata sudah termaktub dalam Alquran, tepatnya dalam Surah Al-Isra ayat pertama.
Unsur Who ada pada kalimat Maha Suci Allah, What pada kalimat menjalankan hamba-Nya, When pada kalimat pada waktu malam, Where pada kalimat dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, Why pada kalimat supaya Kami perlihatkan tanda kebesaran Kami, dan How pada kalimat sesungguhnya Dia Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.
Alumni Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta itu menjelaskan, berita pada dasarnya adalah informasi baru atau sesuatu yang sedang terjadi.
“Disajikan lewat bentuk cetak, siaran, internet, atau dari mulut ke mulut kepada orang banyak,” ujarnya.
Ia juga mengutip pendapat Imam Al-Ghazali, “Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis.”
Menurut Jatmiko, menulis menciptakan jejak digital, sama halnya dengan bisnis elektronik yang semakin berkembang.
Lebih jauh, ia menekankan manfaat kuliah online bagi dai, mulai dari meningkatkan portofolio, memperkuat personal branding, hingga membangun jejaring komunitas.
“Kuliah Jurnalistik Dakwah mampu menjadikan dai sebagai blogger atau konten kreator kreatif. Ini menjadi identitas komunitas sekaligus sarana kolaborasi,” tandasnya.
Sebagai contoh, Jatmiko menyinggung dakwah berbasis jurnalistik melalui kisah warung makan murah atau “warung ikhlas” yang menjual Rp2.000 dengan biaya produksi Rp10.000.
Warung ini menyediakan menu dari bahan organik demi menjamin kesehatan makanan baik bagi masyarakat pra-sejahtera maupun sejahtera.


0 comments:
Posting Komentar