Dwi Jatmiko

Pendakwah

10 Sifat Orang Beriman dalam Al-An’am 151–153

Leave a Comment

 


EDUAILA.COM, - Al-Qur’an bukan hanya kitab bacaan, tetapi juga pedoman hidup yang menuntun manusia menuju jalan lurus. 


Dalam Surah Al-An’am ayat 151–153, Allah SWT menegaskan sepuluh prinsip utama yang menjadi ciri orang beriman sejati. 


Prinsip-prinsip itu ibarat “Dekalog Qur’ani” – panduan moral yang menegaskan hubungan manusia dengan Allah, keluarga, dan sesama.

Allah SWT berfirman:

Surah Al-An’am Ayat 151

قُلْ تَعَالَوْا أَتْلُ مَا حَرَّمَ رَبُّكُمْ عَلَيْكُمْ أَلَّا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۖ وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ مِنْ إِمْلَاقٍ ۖ نَحْنُ نَرْزُقُكُمْ وَإِيَّاهُمْ ۖ وَلَا تَقْرَبُوا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ ۖ وَلَا تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ ۗ ذَٰلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

“Katakanlah (Muhammad), ‘Marilah aku bacakan apa yang diharamkan Tuhan kepadamu. Janganlah mempersekutukan sesuatu dengan Dia, berbuat baiklah kepada kedua orang tua, janganlah membunuh anak-anakmu karena miskin – Kamilah yang memberi rezeki kepadamu dan kepada mereka –, janganlah kamu mendekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik yang terlihat maupun yang tersembunyi, dan janganlah kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang benar.’ Demikianlah Dia memerintahkan kepadamu agar kamu mengerti.”

Surah Al-An’am Ayat 152

وَلَا تَقْرَبُوا مَالَ الْيَتِيمِ إِلَّا بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ حَتَّى يَبْلُغَ أَشُدَّهُ ۖ وَأَوْفُوا الْكَيْلَ وَالْمِيزَانَ بِالْقِسْطِ ۖ لَا نُكَلِّفُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۖ وَإِذَا قُلْتُمْ فَاعْدِلُوا وَلَوْ كَانَ ذَا قُرْبَى ۖ وَبِعَهْدِ اللَّهِ أَوْفُوا ۚ ذَٰلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

“Dan janganlah kamu dekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih bermanfaat, hingga dia dewasa. Sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. Kami tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Apabila kamu berkata, hendaklah adil, sekalipun terhadap kerabatmu, dan penuhilah janji Allah. Demikianlah Dia memerintahkan kepadamu agar kamu ingat.”

Surah Al-An’am Ayat 153

وَأَنَّ هَٰذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيمًا فَاتَّبِعُوهُ ۖ وَلَا تَتَّبِعُوا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَنْ سَبِيلِهِ ۚ ذَٰلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Dan sungguh, inilah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia. Janganlah kamu mengikuti jalan-jalan lain, karena (jalan-jalan itu) akan menceraiberaikan kamu dari jalan-Nya. Demikianlah Dia memerintahkan kepadamu agar kamu bertakwa.”

Sepuluh Wasiat Ilahi

Dari ayat-ayat ini lahirlah sepuluh sifat orang beriman:

  1. Tidak menyekutukan Allah.

  2. Berbakti kepada orang tua.

  3. Tidak membunuh anak karena takut miskin.

  4. Menjaga jiwa manusia.

  5. Menjauhi perbuatan keji.

  6. Tidak memakan harta anak yatim secara zalim.

  7. Menegakkan keadilan dalam timbangan.

  8. Berlaku adil dalam ucapan.

  9. Menepati janji Allah.

  10. Mengikuti jalan lurus.



Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 comments:

Posting Komentar